Dengan itu, Anda bisa gunakan WhatsApp, Telegram, grup Facebook daerah, atau survey Google Form kepada target lokal untuk pengujian nyata sebelum meluncurkan produk/jasa.
3. Rancang Penawaran Premium yang Bernilai Tinggi
Di pasar Indonesia, rata-rata konsumen masih sensitif terhadap harga. Maka dari itu, Anda harus merancang produk atau jasa yang terasa “worth it” — tidak hanya murah, tapi berdampak nyata.
Prompt (adaptasi):
“Berdasarkan peluang pasar yang sudah divalidasi tadi, rancang penawaran premium untuk pasar Indonesia. Detailkan deliverables (apa saja termasuk), hasil yang dijanjikan, dan level harga (basic, profesional, eksklusif) dalam rupiah atau kisaran pasar Indonesia. Bandingkan dengan 3–5 penawaran sejenis di pasar Indonesia atau Asia Tenggara, lalu tonjolkan diferensiasi yang bisa membuat saya unggul di pasar lokal.”
Contoh penawaran premium bisa berupa paket konsultasi strategi digital 12 minggu, pelatihan personal dan mentoring, atau retainer manajemen media sosial lokal.
4. Buat Rencana Aksi 30 Hari ala “Sprint Indonesia”
Rencana 30 hari yang terstruktur sangat diperlukan agar Anda tidak terjebak di fase ide tanpa eksekusi. Di Indonesia, kondisi logistik, birokrasi, dan kultur bisnis memerlukan adaptasi pada timeline dan prioritas.
Prompt (adaptasi):
“Tolong susun strategi go-to-market 30 hari untuk penawaran ini di Indonesia. Bagilah ke sprint mingguan untuk: 1) membuat MVP & validasi (misalnya versi trial, sample produk, demo), 2) akuisisi awal klien (melalui Instagram, marketplace lokal, jaringan), 3) pemasaran (konten tema lokal, channel yang cocok di Indonesia seperti TikTok, Instagram, WA), 4) loop feedback & pengoptimalan. Fokus pada strategi organik, tapi boleh ada sedikit budget kecil untuk iklan lokal (misalnya Facebook Ads, TikTok Ads minimal).”
Rencana ini akan membantu Anda tetap fokus pada aksi utama: menarik orang yang siap membayar, bukan hanya ide.
5. Outreach yang Menjual di Indonesia
Setelah Anda punya penawaran, kini waktunya menjangkau calon pelanggan. Di Indonesia, cold outreach sering lewat DM Instagram, pesan WA, email sederhana, atau melalui grup komunitas.
Prompt (adaptasi):
“Buat 3 variasi pesan [pilih: DM Instagram / email / WhatsApp] untuk target calon klien di Indonesia. Fokus pada pain point lokal, manfaat solusi kita, dan CTA (ajakan) yang jelas. Sesuaikan satu pesan khusus untuk early adopters di kota besar (Jakarta, Surabaya, Bandung). Gunakan bahasa Indonesia yang natural dan profesional.”
Misalnya pesan bisa menyebut “saya tahu banyak UMKM di kota Anda kesulitan …” agar terasa relevan dan personal.
6. [Bonus] Optimalkan Konten & Promosi Lokal
Walaupun Anda sudah punya produk dan outreach, konten tetap krusial. Algoritma lokal (TikTok Indonesia, Instagram, YouTube Shorts) bisa mendukung promosi Anda.



