3. Dorongan Emosi
Gunakan bahasa yang menggugah perasaan — entah itu rasa ingin tahu, ketakutan kehilangan kesempatan (FOMO), atau harapan akan perubahan.
Copywriting yang bagus bukan yang paling pintar, tapi yang paling menggerakkan hati dan logika secara bersamaan.
5. CTA (Call to Action): Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Joanna menyoroti kesalahan besar yang sering dilakukan banyak copywriter:
“CTA yang terlalu umum dan tidak menggoda.”
Contoh klasik:
❌ “Klik di sini”
❌ “Baca selengkapnya”
❌ “Kirim”
CTA yang kuat seharusnya menyampaikan manfaat dan menciptakan rasa urgensi.
Contoh:
✅ “Mulai uji coba gratis 14 hari sekarang.”
✅ “Dapatkan panduan SEO gratis hari ini.”
✅ “Ya, saya mau tingkatkan penjualan saya.”
Menurut Joanna, CTA harus berfungsi seperti jembatan antara minat dan tindakan.
Setiap kata di tombol CTA adalah “momen terakhir” untuk mengonversi pembaca.
6. A/B Testing: Rahasia Data di Balik Copy yang Menghasilkan
Tidak ada copy yang sempurna — tapi ada copy yang terus diperbaiki lewat data.
Joanna menekankan pentingnya A/B testing untuk mengetahui mana versi yang benar-benar bekerja.
Contohnya:
- Ubah satu kata pada headline.
- Ganti posisi CTA.
- Uji versi pendek vs versi panjang.
Terkadang hasilnya mengejutkan. Dalam banyak kasus, copy yang lebih panjang justru menghasilkan konversi lebih tinggi karena memberi ruang untuk menjawab semua keberatan calon pembeli.
7. Panjang Bukan Masalah: Kekuatan Copy yang Mendalam
Banyak marketer takut menulis copy panjang karena takut pembaca bosan.
Tapi Joanna berkata:
“Panjang bukan masalah. Yang membosankan itulah masalahnya.”
Copy yang panjang harus dibangun seperti percakapan — memandu pembaca dari rasa penasaran menuju keyakinan.
Gunakan alur logis:
- Mulai dengan masalah pembaca.
- Berikan bukti dan solusi.
- Akhiri dengan ajakan bertindak yang jelas.
Dengan struktur ini, panjang copy justru bisa meningkatkan kepercayaan dan mendorong keputusan pembelian.
8. Korelasi Antara Buying Cycle dan Landing Page Copy
Joanna menegaskan bahwa setiap tahap perjalanan pembeli (buying cycle) membutuhkan pendekatan copy yang berbeda.
| Tahap | Tujuan Copy | Contoh Gaya Bahasa |
|---|---|---|
| Awareness | Membangkitkan rasa ingin tahu | “Pernah merasa iklanmu tidak menghasilkan penjualan?” |
| Consideration | Memberi solusi | “Pelajari strategi copywriting yang terbukti meningkatkan konversi hingga 300%.” |
| Decision | Mendorong aksi | “Daftar sekarang — tempat terbatas minggu ini.” |
Semakin jauh pelanggan dalam funnel penjualan, semakin kuat CTA yang harus digunakan.



