📌 Contoh: Toko peralatan rumah tangga membagikan trik “Cara menyimpan bumbu dapur agar awet lebih lama.”
15. Duet & Stitch
Gunakan fitur Duet dan Stitch untuk menanggapi video populer atau menambahkan nilai pada konten orang lain.
📌 Contoh: Brand olahraga melakukan duet dengan kreator yang sedang workout, lalu menambahkan tips pemanasan sebelum olahraga.
16. Tutorial Produk
Video tutorial menjelaskan cara menggunakan produk dengan benar. Konten ini sangat efektif untuk mengedukasi calon pelanggan.
📌 Contoh: Brand hijab membagikan tutorial cara styling hijab pashmina untuk acara formal.
17. Livestream
Siarkan langsung untuk membangun interaksi real-time dengan audiens. Anda bisa menggunakan live untuk meluncurkan produk, memberikan promo, atau menjawab pertanyaan.
📌 Tips: Sediakan giveaway kecil untuk meningkatkan partisipasi penonton.
18. POV (Point of View)
POV videos adalah format populer di TikTok karena terasa personal dan relatable. Buat video dari sudut pandang pelanggan untuk membangun kedekatan.
📌 Contoh: “POV: Kamu baru pertama kali mencoba minuman matcha kami, dan ini reaksinya.”
Baca juga : Cara Menggunakan TikTok AI Voice agar Konten Lebih Menarik
Kesimpulan: Eksperimen dan Konsistensi adalah Kunci
Ada banyak cara membuat konten TikTok yang menarik. Namun, yang paling penting adalah eksperimen, konsistensi, dan mendengarkan audiens Anda.
Jangan takut mencoba format baru, ikut tren, atau membuat cerita personal. Dengan begitu, konten Anda lebih mudah masuk FYP, meningkatkan engagement, dan mendorong penjualan.
FAQ Seputar Ide Video TikTok
1. Konten apa yang paling banyak views di TikTok?
Konten hiburan seperti video lucu, relatable, dan tren musik biasanya mendapat banyak views. Namun, konten edukasi dan tutorial juga memiliki audiens yang besar.
2. Apakah semua tren TikTok cocok untuk bisnis?
Tidak semua. Pilih tren yang relevan dengan audiens dan produk Anda agar tetap sesuai branding.
3. Bagaimana cara tahu ide konten yang cocok untuk audiens saya?
Gunakan analitik TikTok untuk melihat video mana yang performanya bagus. Dengarkan feedback dari komentar audiens.
4. Apakah perlu posting tiap hari di TikTok?
Tidak wajib, tapi konsistensi penting. Idealnya 3–5 kali per minggu agar tetap relevan.
5. Apa ide video pertama untuk akun brand baru?
Video perkenalan brand, pemilik, atau produk adalah pilihan terbaik untuk memulai.




[…] 18 Inspirasi Konten TikTok untuk Brand dan UMKM Indonesia […]