Checklist: peka budaya, hindari menyinggung SARA, uji ke segmen loyal dulu.
- Chubbies — Humor yang Konsisten
Kenapa jago: Humor jadi “signature voice”. Mereka berani melanggar “best practice” karena tahu persona; email terasa seperti chat ke teman.
Ilmu: Benign violation theory (humor aman), likability bias (yang disukai lebih meyakinkan).
Terapkan di Indonesia:
• Brand Gen Z: meme, punchline lokal (“Payday? Gas belanja!”).
• Brand formal: humor ringan di microcopy (halaman 404, empty state).
Template: “Setup (kenyataan) → Twist lucu → CTA jelas.” Frekuensi secukupnya, tetap jualan.
- Death Wish Coffee — Proses Jadi Benefit
Kenapa jago: Mereka menjual proses roasting yang detail, sehingga kualitas terasa “terbukti”.
Ilmu: Specificity effect—detail konkret meningkatkan kepercayaan; competence signaling.
Terapkan di Indonesia:
• Kopi: “Roast profil medium-dark 12 menit, resting 72 jam.”
• Skincare: “Diformulasi pH 5.5, diuji iritasi 14 hari.”
Template: “Kami melakukan [langkah konkret] agar Anda mendapat [hasil sensori/objektif].”
- Tuft & Needle — Landing Page Penghancur Objection
Kenapa jago: LP “12 alasan Anda belum beli… yet” mengangkat pertanyaan yang menahan orang, lalu dijawab dengan bukti/garansi.
Ilmu: Inoculation theory—menjawab keberatan lebih dulu = imunitas terhadap keraguan.
Terapkan di Indonesia:
Buat LP/FAQ “Kenapa belum checkout?” berisi: pengiriman, retur, ukuran, keaslian, garansi, after-sales.
Template Q&A:
Q: “Takut salah ukuran?”
A: “Gratis tukar 14 hari. Panduan ukuran + chat CS real-time.”
- Huckberry — Storytelling yang Menjual
Kenapa jago: Email dibuka dengan cerita, lalu transisi ke produk (manfaat), dan CTA. Cerita membuat merek terasa manusiawi.
Ilmu: Narrative transportation—orang “masuk” ke cerita, resistensi menurun; mirror neuron—membayangkan pengalaman.
Terapkan di Indonesia:
• Outdoor: “Pagi itu kami tersesat di Dieng—untung jaket ini…”
• Kuliner: “Resep turun-temurun Nenek diolah jadi menu hari ini.”
Template: “Kait emosi → konflik kecil → produk sebagai solusi → CTA.”
- Harry’s — About Page yang Tegas Nilai
Kenapa jago: Mereka menyatakan masalah pasar (cukur mahal) dan apa yang mereka perjuangkan/tolak. Audiens yang se-visi merasa “klik”.
Ilmu: Belief reinforcement—menegaskan pandangan audiens.




[…] 10 Copywriting Legendaris untuk Mengerek Penjualan Online […]